BENDA- Pengurus putri yang menjadi guru ngaji Al Quran di kamar 8 USB Suud’zon kepada salah satu santri yang sedang menjaga anak sakit (9/4). tugas yang harusnya di muliakan oleh pengurus ini, karena membantu pengurus dalam mengurus santri malah menimbulkan pikiran negatif. sebut saja nama santri itu rara (15). saat itu Rara memang habis dari kamar mandi karena perutnya ikutan sakit. namun sebelumnya ia sudah mengerjakan tugas sebagai penjaga, seperti: mewudhukan, menyiapkan mukenah (bagi yang udzur), sampai merapikan tempat tidurnya agar lebih nyaman. “kamu itu sering sekali bolos, berangkat sana” ujar sang pengurus. “jangan su’udzon terus dong mba” ujar Rara, setelah rara menceritakan bukan permintaan maaf yang terlontar dari bibir pengurus tersebut melainkan bentakan kasar.
inikah pengurus??
Di mana pengurus yang katanya menjadi tangan kanan Abah? zaman memang berubah. tak lain juga jika adab santri ikut berubah. pengurus yang seharusnya menjadi anutan para santri malah melakukan hal- hal yang di langgar. ex:berbicara dengan lawan jenis di depan umum. memang sih! pengurus juga manusia tapi bagaimana ini? kalo pengurus tahun 2011/2012 ini selalu begini. akankah santri menjadi lebih hakiki?? terkadang mereka tidak sadar atas kesalahnnya, mereka sering sekali melakukan hal- hal yang mejatuhkan martabat pengurus, ex: suudzon, marah, tidur saat santri yang lain mengaji.

Facebook Comments